Satu Kekurangan Pogba Yang Buat Dia Gagal Di MU

Paul Pogba dinilai punya satu kekurangan besar untuk tampil sebagai bintang Manchester United. Pogba tidak bisa konsisten, padahal dia punya modal berharga untuk menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia.

Pogba masih berusaha mendapatkan kembali kepercayaan supporter MU setelah rumor transfer pada musim panas lalu. Kabarnya, Pogba ingin bergabung dengan Real Madrid atau Juventus untuk memperbaiki kariernya.

Walaupun demikian, pada akhirnya Pogba tetap bertahan di MU. Dia harus membuktikan kualitasnya sebagai pemain yang tepat untuk The Red Devils. Setidaknya, Pogba harus menjawab kepercayaan Ole Gunnar Solskjaer.

Pogba punya kemampuan olah bola luar biasa, tapi persoalan ada dalam aspek mentalitas. Menurut analis Sky Sports, Gary Rowett, kekurangan terbesar Pogba adalah tidak bisa konsisten. Dia seakan-akan bermain semaunya sendiri.

“Tampaknya dia bermain baik ketika mau melakukannya, itulah Paul Pogba. Saya kira itulah tantangan untuknya. Karena itulah mantan pemain seperti Roy Keane sangat putus asa dengan Pogba,” kata Gary Rowett.

“Di klub sebesar Manchester United, Anda punya kesempatan untuk benar-benar menjadi bintang dalam setiap pertandingan yang berlangsung.”

Itulah masalah Pogba menurut Rowett, bermental lemah dan tidak bisa konsisten. Akibatnya, dia tidak yakin apakah mantan pemain Juventus ini benar-benar bisa diandalkan untuk mengawal pembangunan MU.