Tak Masuk Rencana Zidane, Gelandang Madrid Mulai Gundah

Gelandang Real Madrid, Dani Ceballos mengisyaratkan bahwa masa depannya di klub raksasa ibukota masih abu-abu. Ceballos ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak, dan dia merasa sulit mencapainya jika terus bertahan di Santiago Bernabeu.

Musim 2018/2019 lalu, performa Ceballos sebenarnya sempat menanjak dan masuk dalam skuad utama besutan Julen Lopetegui. Namun, seiring pemecatan sang pelatih, namanya mulai terpinggirkan.

Ceballos merapat ke Madrid era Zidane, dua musim lalu. Kala itu, pembelian Ceballos sempat diragukan, pasalnya El Real sudah punya trio Modric-Kross-Casemiro yang tidak tergantikan. Artinya, Ceballos bakal menghuni bangku cadangan.

Kekhawatiran itu terbukti, sejak mendarat di Santiago Bernabeu, menit bermain Ceballos tidak pernah memuaskan. Dia lebih banyak dicadangkan, bahkan ketika salah satu dari trio gelandang tetap itu tidak bisa bermain.

Kini, jelang musim 2019/20 mendatang, Ceballos tidak ingin masuk ke lubang yang sama. Sang pemain tahu bahwa Zidane akan melakukan perombakan skuad besar-besaran, dan dia sudah berdiskusi langsung dengan sang pelatih.

“Pelatih telah bersikap sangat jelas pada saya. Saya sudah menerima penjelasannya. Saya terikat kontrak dengan klausul rilis yang sangat tinggi. Kontrak saya masih menyisakan waktu empat tahun lagi, dan saya ingin sukses di Real Madrid,” kata Ceballos kepada Marca.

“Jika pergi, saya ingin bermain pada tim yang menghargai saya. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa bersaing di tim mana pun di Eropa. Saya pemain muda yang ingin sukses jadi saya tidak ingin melewati satu tahun lagi tanpa bermain”

Kepercayaan Pelatih
Dani Ceballos merasa dia belum juga memperoleh kepercayaan penuh dari Zidane. Dia mengambil contoh perannya di tim nasional Spanyol yang lebih baik ketimbang saat bermain untuk Real Madrid.