Tak Ada Kepastian, Joe Hart Putuskan Tinggalkan Manchester City

Joe Hart merasa bahwa masa depannya bersama Manchester City tidak akan berkembang. Saat ini, Hart akan berupaya mencari klub baru demi karirnya di musim baru nanti.

Joe Hart memang sudah jarang bermain sejak Pep Guardiola menjadi pelatih Manchester City. Guardiola menilai jika Hart tidak akan cocok menjadi bagian timnya dan membeli Claudio Bravo dari Barcelona.

Selama musim 2016/2017, Hart menghabiskan musim sebagai kiper pinjaman di Torino, dengan Pep Guardiola yang nyatanya belum dapat memoles kinerja para kiper Manchester City yakni Claudio Bravo dan Willy Caballero, selama musim itu juga.

Akan tetapi, akhirnya Guardiola tetap kekeuh untuk mendapatkan kiper dari Benfica, Ederson, yang saat ini menjadi pemecah rekor transfer kiper termahal di dunia di minggu lalu dengan nilai 40 juta euro. Di sisi lain, Willy Caballero akan dijual setelah kontraknya usai.

Posisi kiper Manchester City praktis hanya akan diperebutkan oleh Ederson dan Bravo di musim mendatang. Inilah yang kemudian menjadikan Hart berpikir bahwa dirinya tidak akan berkembang di Etihad Stadium dan memutuskan hengkang di musim panas ini.

” Saat ini banyak yang lebih fokus pada laga internasional, begitu juga para pemain. Tapi, saya akan memulai pembicaraan dengan orang-orang baru demi karir di masa depan. Kondisi ini membuat saya harus lebih sabar dan kita lihat saja yang akan terjadi nantinya, ” paparnya.

Kiper ini juga mengungkapkan bahwa dunia sepakbola memang aneh. “ Kadang mereka sudah memiliki pemain terbaik, namun mereka masih menginginkan striker lainnya. Saya sendiri sama dengan yang lainnya, butuh kestabilan. Saya tidak bisa terus menjadi pemain pinjaman, usia saya sudah 30 tahun dan saya ingin menyelesaikan semua ini. Ini karir yang pendek dan sepakbola yang aneh, tapi saya selalu bersiap, ” tutup Joe Hart.

Leave a Reply