Soal Ekspresi Datar Bale, Pelatih Madrid Cuek

Gareth Bale Madrid

Gareth Bale menjadi topik utama setelah mengantarkan Real Madrid mengalahkan Levante dengan skor tipis 2-1 pada pertandingan lanjutan La Liga 2018/2019, Senin (25 Februari 2019) dini hari WIB. Bale mencetak gol kemenangan Real Madrid pada menit ke-78 melalui eksekusi penalti.

Setelah mencetak gol tersebut, selebrasi Bale tidak seperti biasanya. Dia sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kegembiraan, Bale bahkan melepas paksa rangkulan Lucas Vazquez. Bale tampak geram.

Selebrasi tersebut menimbulkan dugaan bahwa Bale kembali tidak puas dengan situasinya di Real Madrid. Dalam beberapa waktu belakangan ini, Bale memang lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Bale juga mengawali pertandingan tersebut sebagai pemain pengganti. Mantan pemain Tottenham Hotspur ini masuk menggantikan Karim Benzema di menit ke-74, kemudian mencetak gol penalti empat menit kemudian.

Menanggapi hal tersebut, Santiago Solari mengaku tidak ada yang harus dipermasalahkan dengan selebrasi yang dilakukan Bale.

Gembira
Solari menjelaskan bahwa Bale tidak marah. Kapten tim nasional Wales tersebut hanya begitu senang karena akhirnya diberi kesempatan bermain dan berhasil mencetak gol kemenangan tim. Selebrasi Bale adalah ekspresi kegembiraan.

“Gareth Bale sangat gembira ketika saya menemuinya di ruang ganti setelah mencetak gol tersebut. Spekulasi soal dia marah semua hanya dugaan sebab dia sudah tidak sabar ingin bermain,” kata Santiago Solari dalam situs resmi Real Madrid.

“Dia menjadi pahlawan kemenangan kami dan dia bekerja sangat keras. Ketika kami bermain dengan 10 orang pemain, dia terus berlari mengejar bola dan saya pikir dia tampil oke malam ini,” sambung Santiago Solari.

Lebih lanjut, Solari yakin kemarahan Bale itu hanyalah karangan dari awak media. Solari sendiri tidak peduli dengan perayaan gol Bale. Dia hanya melihat pemain yang sangat berhasrat untuk mencetak gol dan membantu tim meraih kemenangan.

“Penglihatan media lebih jeli daripada kami, tapi kami ada di sana dan apa yang saya lihat hanyalah pemain yang begitu ingin mencetak gol dan mengantarkan tim menuju kemenangan.”