Pep Guardiola: Tekanan Di Inggris Lebih Kalem Dari Spanyol Dan Jerman

pep guardiola - manchester city

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan kalau tekanan di Liga Inggris sejatinya tak sebesar di Jerman ataupun Spanyol. Meskipun dikenal sebagai turnamen lokal terberat ketimbang sejumlah liga lainnya, Guardiola malah merasa Premier League lebih kalem dari Bundesliga serta La Liga.

“Di sini (Inggris) saya agak merindukan pressing. Di Spanyol maupun di Jerman, pressing besar selalu dihadapkan ke pemain, pelatih, malah ke semua orang. Namun, di sini terbilang lebih rileks,” ungkap Guardiola seperti yang dilansir dari salah satu media.

Akan tetapi, pernyataan peracik taktik Spanyol itu terlihat ironis. Pasalnya, Guardiola malah tak merasa tertekan meskipun tim arahannya tengah bermain buruk. Lebih lagi, City dipastikan tersisih di rivalitas titel juara Premier League, kemudian telah tergusur di Liga Champions dan kini cuma tinggal kans memuncaki Piala FA saja.

Sedangkan disaat membesut Barcelona serta Bayern Munich, yang mana dia sukses meraih banyak titel juara, malah menilai kalau pressing itu lebih superior.

“Di sini, saya agak merindukan pressing. Dalam Spanyol, dan apalagi di Jerman, pressing lebih besar dihadapkan ke pemain, pelatih, ke semua orang. Di sini (Inggris) lebih tenang. Sebagai contoh, supporter di sini senantiasa fantastis. Saya menyukai hal itu, lalu klubnya pun fantastis. Klub bahkan menyuport semua orang sehingga tidak perlu adanya kekhawatiran berlebih,” ucap Pep.

Guardiola juga bersyukur lantaran City tetap memperoleh dukungan superior walaupun sempat mengalami serentetan torehan buruk. Situasi serupa diragukan bakal terjadi apabila di Spanyol, Jerman, maupun Italia.

“Kami disisihkan dari Liga Champions oleh Monaco kemudian melakoni 3 laga berat – kontra Liverpool, Arsenal serta Chelsea – serta gagal menang di sejumlah pertandingan itu. Namun di perduelan berikutnya melawan Hull, supporter membantu kami serta mendukung kami. Di Italia atau Spanyol, hal semacam itu tak terjadi.

“Disebabkan itulah saya betul-betul bersyukur dengan supporter yang kami miliki. Ini merupakan yang pertama kalinya di sepanjang karier saya memperoleh support seperti itu,” tutupnya mengakhiri

Leave a Reply