Milan Menolah Telah Mengancam Donnarumma

Mino Raiola menuding kalau AC Milan telah ancam Gianluigi Donnarumma berhubungan dengan buntunya jalan negosiasi kontrak baru untuk si pemain. Milan lekas memberi respons atas tuduhan tersebut dengan membantah soal kabat tersebut.

Sebelumnya, Raiola yang menjadi agen dari Donnarumma ikut berkomentar tentang penolakan atas kontrak pada kliennya tersebut yang ditawarkan oleh Milan. Bagi Raiola, penjaga gawang yang berumur 18 tahun tersebut merasa tidak nyaman sebab dapatkan ancaman oleh kubu klub.

Namun, Milan lewat CEO-nya, Marco Fassone, membantah atas tuduhan Raiola. Fassone pun jelaskan sudut pandang Rossoneri.

“Tak ada berbau ancaman. Tempat kami jelas: Donnarumma tak untuk dijual, dan (pelatih) Vincenzo Montella bakal ambil pilihan tiap pekan. Setahu saya, ia dapat tampil di tiap laga. Tetapi, kami tidak dapat ambil risiko, maka kami perlu mencari penjaga gawang yang lainnya,” respon Fassone.

“Kami tidak dapat andalkan seseorang yang telah dekat dengan akhir masa kontraknya, yang bisa saja pikirkan Real Madrid, khususnya untuk peran yang tidak mudah sebagai seorang penjaga gawang. Saya perlu percaya kalau kami miliki penjaga gawang yang fokus, yang ada pada keadaan fisik dan psikologis yang ideal,” sambung dia.

“Sebagai contohnya, kalau publik San Siro lakukan protes pada sebuah pertandingan, hal tersebut dapat turunkan fokusnya. Lewat apa yang Raiola katakan, pemain yang bersangkutan nampak amat tidak tenang” imbuh Fassone.

Fassone pun berikan penjelasan mengapa Milan meminta Donnarumma secepatnya untuk ambil pilihan tentang kariernya kedepan. Bagi dirinya, kubu klub tidak dapat menanti lebih lama lagi sebab perlu secepatnya mencari penjaga gawang lain kalau Donnarumma tidak ingin menanbah panjang kontrak.

“Tidak, sebab kontrak yang dimiliki Gigio bakal secepatnya selesai dan saya perlukan waktu untuk berusaha di bursa transfer. Latihan pramusim diawali pada anggal 3 Juli, menjadi 2 pekan ialah waktu yang amat sedikit,” kata dia.

“Kalau ia beri tahu saya pada tengah bulan Agustus kalau ia tidak ada niatan untuk terima kontrak baru, apa yang bakal saya perbuat? Ini merupakan sebuah perencanaan yang normal dari seorang direktur yang oke. Tak hanya itu, mereka telah miliki 2 bulan untuk pikirkan tentang hal tersebut,” imbuh Fassone.

Leave a Reply