Menunggu Generasi Emas Timnas Belgia

Timnas Belgia yang baru

Generasi yang baru merupakan alasan kenapa Belgia termasuk dalam calon juara di ajang Piala Dunia 2018.

Sederet bintang yang melangsungkan laga di liga top Eropa menyesaki tim berjuluk Setan Merah. Pelatih Roberto Martinez perlu benar-benar jeli memilih dan memilah pemain yang akan diturunkan sejak menit pertama.

Pengalaman Martinez memimpin tim Liga Primer Inggris seperti memudahkan beberapa pemain tulang punggung Belgia yang kebetulan bermain di ajang itu.

Pemain pilar Belgia seperti Thibaut Courtois, Vincent Kompany, Jan Vertonghen, Kevin de Bruyne, Moussa Dembele, Romelu Lukaku, dan Eden Hazard melangsungkan laga di ajang populer tersebut, sedangkan beberapa pemain lainnya macam Thomas Vermaelen, Radja Nainggolan, dan Dries Mertens yang berada di luar Inggris,

Kiper

Memiliki Courtois di bawah mistar gawang awalnya membuat Belgia dianggap beruntung. Tapi, kemudian muncullah kejadian di Liga Champions, Maret lalu. Saat Chelsea melawan Barcelona, Lionel Messi dua kali menaklukkan Courtois dengan tembakan melalui kedua kaki. Courtois mendapat cemoohhan, untuk pertama kalinya.

Courtois harus berjuang untuk menemukan tampilan terbaiknya saat tampil di Rusia. Apalagi kiper pelaposnya, Simon Mignolet, kini hanya menjadi cadangan di Liverpool.

Bek

Sebelumnya Belgia dikenal karena kehebatan pertahanannya. Tim ini memiliki Kompany, Alderweireld, Meunier dan Jan Vertonghen. Kini lini pertahanan mereka tak lagi solid. Kompany, yang sudah berusia 32 tahun, terus diganggu cedera. Alderweireld dan Meunier hanya jadi cadangan di klubnya. Hanya Vertonghen yang sejauh ini mampu tampil solid di Tottenham.

Gelandang

Sektor ini jadi tempat berkumpulnya para seniman bola Belgia. De Bruyne dan Hazard sudah membuktikan diri dengan peran pentingnya di klub masing-masing. Problem bagi Martinez adalah berusaha menyatukan keduanya, juga mengkombinasikannya dengan Radja Nainggolan. Untuk nama terakhir, sejauh ini memang belum pasti mendapat tempat utama di Belgia. Gelandang AS Roma itu dinilai memiliki sisi negatif berupa perilakunya di luar lapangannya yang kadang-kadang dinilai kasar.

Lini Serang

Lukaku, 24 tahun, adalaj pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia dengan 33 gol. Harapan Belgia untuk berprestasi akan sangat tergantung pada fit tidaknya pemain MU ini. Sosok lain yang bisa jadi andalan Martinez adalah Dries Mertens, pemain sayap Napoli, juga Michy Batshuayi yang menemukan kembali ketajamannya bersama Dortmund.

Pada penampilan ke-13 di Piala Dunia, Belgia punya kesempatan untuk kembali raih kesuksesan saat tahun 1986 memasuki babak semifinal atau malah lebihi generasi Enzo Scifo.

4 tahun lalu di Brasil, Belgia cuma sampai babak perempat final usai tunduk dengan skor 0-1 dari Argentina.