Marahnya Deschamps Timnya Lewatkan Banyak Kans

Tim nasional Prancis tidak berhasil raih hasil oke saat berhadapan dengan Luksemburg biarpun mereka berhasil bikin banyak sekali percobaan mencetak angka. Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, juga merasa kesal dengan keadaan tersebut.

Ketika melangsungkan laga pada hari Senin (4/9/2017) dinihari WIB di Stade Municipal, Toulouse, Prancis imbang saat berhadapan dengan Luksemburg tanpa menciptakan angka 1 pin dari masing-masing kubu.

Pada laga tersebut, Prancis tercatat pada situs resmi UEFA catatkan sampai dengan 32 kali upaya yang dicatatkan oleh tim yang di besut oleh Didier Deschamps tersebut. Rinciannya, 8 kali mengarah ke gawang, 11 kali melenceng, dan sisanya ditahan oleh barisan pertahanan tim tamu.

Kesempatan pertama Prancis pada pertandingan tersebut adalah sepakan bebas dari Paul Pogba pada menit 8. Arahnya masih sedikit di atas mistar gawang Luksemburg. Banyaknya peluang Prancis yang tak satupun berbuah gol itu disebut oleh Deschamps sebagai suatu hal yang wajar. Dia pun menegaskan bahwa Prancis mesti lebih banyak mengasah sisi akurasi tendangan.

Selang 4 menit kemudian, Antoine Griezmann yang lewatkan kesempatan oke. Satu umpan cut back dari sayap kiri, malah melesat ke atas.

Kesempatan yang diraih Kylian Mbappe pada menit 22 jadi shot on target Prancis yang pertama. Namun, bola sepakannya dari dalam area penalti masih dapat di antisipasi oleh penjaga gawang Luksemburg, Jonathan Joubert.

Upaya Griezmann lewat sepakan bebas di menit 39 jadi kesempatan paling oke untuk Prancis. Sialnya untuk mereka, bolanya masih terbentur tiang gawang.

Sedangkan pada babak kedua, kebolehan Joubert mematahkan bola tandukan Djibril Sidibe di menit 62.

Prancis hampir kemasukan angka di menit 79. sepakan Gerson Rodrigues dari dalam area penalti masih terbentur tiang gawang. Pada sisa laga tidak ada angka yang tercipta, Prancis perlu merasa puas berbagi poin dengan Luksemburg.

“Seperti itulah sepakbola. Hal tersebut memang bisa terjadi. Miliki banyak kesempatan dan tidak satupun angka tercetak, hal tersebut sungguh menyebalkan,” imbuh Deschamps.

“Kami kurang tepat. Sebuah hal kecil di mana kami memang kurang,” sambung dia.

Leave a Reply