Lagi-lagi Gagal Main Di GBK, Marco Simic Agak Kecewa

Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC untuk melakoni pertandingan putaran pertama babak semifinal Piala Indonesia 2018/2019. Duel kedua kesebelasan rencananya bakal diselenggarakan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (29 Juni 2019).

Pemilihan Stadion Wibawa Mukti dikarenakan situasi ibu kota yang belum kondusif karena masih berlangsung sidang sengketa Pilpres 2019. Alhasil, manajemen Persija Jakarta kesulitan untuk memperoleh izin keamanan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi.

Kendati demikian, bomber Persija Jakarta, Marko Simic mengaku tak masalah bila timnya harus kembali melakoni pertandingan kandang di Stadion Wibawa Mukti. Meskipun diakuinya, timnya selalu kesulitan ketika bertanding di venue berkapasitas 30.000 tempat duduk itu.

“Ya tidak apa-apa paling tidak kita bermain di sekitaran Jakarta. Tapi kalau boleh jujur, saya sangat bersemangat dan menantikan pertandingan kandang ini untuk bermain dengan menggunakan jersey merah, walaupun bermain di Cikarang sebenarnya cukup sulit,” ujar Simic.

Ingin Segera Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Di sisi lain, gagalnya Persija Jakarta menjamu Borneo FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno tentu membuat The Jakmania kecewa. Apalagi tim berjuluk Macan Kemayoran itu sudah cukup lama tidak menggelar pertandingan kandang.

Persija Jakarta terakhir kali menjadi tuan rumah pada 15 Mei 2019 lalu. Ketika itu, Bambang Pamungkas dan rekan-rekannya menjamu klub asal Myanmar, Shan United pada babak penyisihan grup Piala AFC 2019.

Setelah itu, Persija Jakarta selalu melakoni pertandingan tandang. Tercatat, Ismed Sofyan dan rekan-rekannya sudah empat kali bertindak sebagai tim tamu di kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar.