Kekecewaan Besar Yang Dirasakan Torino Di Juventus Stadium

 

Torino yang awalnya terlihat akan menang harus puas dengan hasil seri kontra Juventus. Pemain depan Torino, Adem Ljajic, pun mengakui kalau hasil ini memberikan kekecewaan besar buat timnya.

Perduelan Derby della Mole antara Juve vs Torino di Juventus Stadium, Minggu (7/5/2017), memaksa kedua kesebelasan untuk puas dengan hasil imbang 1-1.

Dalam prosesnya, Torino mampu memimpin laga duluan melalui tendangan bebas Ljajic di menit 52. Sial untuk Torino, mereka kemudian harus tampil dengan 10 pemain saja usai Afriyie Acquah dipaksa keluar lantaran memperoleh akrtu kuning kedua.

Walaupun tampil dengan 11 pemain, Torino bisa menjaga keunggulan mereka sampai memasuki penghujung laga. Namun Torino yang terlihat akan menang justru sirna begitu saja usai Gonzalo Higuain menciptakan gol di injury time.

Dikarenakan itulah, Ljajic mengaku amat kecewa dengan hasil ini. Ia pun menganggap akalu Torino layak memperoleh kemenangan dalam laga ini.

“Ini begitu mengecewakan dan saya betul-betul sedih kecolongan gol ini, lantaran kami tak layak kehilangan kemenangan di menit ke-92,” ungkap Ljajic di salah satu media.

“Kami tak layak memperoleh hasil ini. (Afriyie) Acquah memperoleh bola dan itu jelas, namun wasit menilainya
seperti itu. Terdapat penyesalan, lantaran kami melakoni derby yang amat fantastis, kami mengerahkan semuanya seolah-olah ini merupakan laga terakhir di karier kami.”

“Kami berdefensif dengan oke serta membuat banyak kans kontra tim tangguh layaknya Juve. Saya menciptakan gol indah, namun tak gembira, lantaran saya kira kami bakal menang malam ini,” katanya mengakhiri.

Leave a Reply