Jika Di Italia, Klopp Dan Pochettino Bisa Dibunuh

Mauricio Pochettino dan Jurgen Klopp

Manajer tim nasional Italia, Roberto Mancini menilai karir Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino cukup beruntung di timnya. Jika mereka adalah pelatih klub asal Italia, keduanya mungkin sudah dibunuh karena tidak memberi gelar juara.

Pochettino menjadi sorotan atas kinerjanya bersama Tottenham Hotspur beberapa musim terakhir. Pada musim 2018/2019, manajer berkebangsaan Argentina itu mampu membawa Spurs lolos ke semifinal Liga Champions. Sebuah capaian yang di luar prediksi.

Sementara, Klopp juga berhasil mengantarkan Liverpool melaju ke semifinal pada musim 2018/2019. Bahkan, di musim 2017/2018 lalu, pelatih asal Jerman ini membawa The Reds melaju ke final. Tapi, Liverpool kalah dari Real Madrid di babak final.

Bisa Dibunuh jika di Italia
Ada kesamaan dalam karir Pochettino dan Klopp bersama klub mereka. Bukan sama-sama melaju ke semifinal Liga Champions pada musim 2018/2019 ini, namun mereka berdua belum memberikan gelar juara pada klub yang mereka tangani. Ya, mereka belum meraih gelar juara.

Capaian epik Klopp di Liverpool adalah sampi ke tiga pertandingan final yakni: Piala Liga musim 2015/2016, Liga Europa musim 2015/2016 kemudian Liga Champions musim 2017/2018. Tiga kali lolos ke babak final, tiga kali pula Klopp gagal menjadi juara.

“Jurgen Klopp sudah berada di Liverpool selama tiga tahun namun dia belum berhasil memenangkan apa pun. Walaupun dia punya musim yang menyenangkan,” buka Roberto Mancini dikutip dari Football Italia.

“Pochettino adalah pelatih Tottenham Hotspur selama lima tahun, dia punya tim yang sangat bagus. Dalam lima tahun, dia belum memenangkan apa pun. Di Italia, mereka sudah membunuh orang yang seperti itu,” sambung mantan pelatih Manchester City.