Jersey Baru Tim Nasional Prancis di Piala Dunia 2018

3 bulan sebelum pembukaan ajang Piala Dunia 2018, beberapa negara telah rilis secara remi jersey yang akan mereka gunakan selama turnamen berlangsung. Lewat 32 kontestan, tim-tim besar seperti Spanyol, Argentina, Belgia, dan tuan rumah Rusia sudah pamerkan jersey barunya untuk ajang Piala Dunia 2018 nanti.

Sekarang ini hal yang sama telah dilakukan Tim nasional Prancis. Masih menggandeng produsen pakaian olahraga asal Amerika Serikat, Prancis yang sebelumnya tampil dengan jersey model klasik, sekarang menampilkan kesan trendy dan kekinian di kostum terbaru mereka.

Biru masih jadi warna yang dominan untuk jersey markas. Kalau di Piala Dunia edisi sebelumnya terdapat lipatan kerah, kali ini bagian tersebut dihilangkan oleh pihak produsen. Sementara warna putih menghiasai celana, dan merah untuk kaus kaki.

“Ini adalah salah satu cara memberi ekspresi patriotisme terhadap bendera Prancis. Kami ingin merayakan banyak hal dengan warna biru, putih, dan merah,” imbuh Pete Hoppins, perancang jersey Timnas Prancis.

Supaya nampak lebih menarik, ada motif perpaduan antara warna biru muda dengan biru yang lebih gelap di bagian lengannya. Lalu di dalam jersey bagian kerah terdapat kombinasi warna merah, putih, dan biru serta tulisan Nos differences nous unissent yang artinya perbedaan mempersatukan kita.

Slogan tersebut diciptakan karena penduduk Prancis berasal dari berbagai suku bangsa. Di skuad tim nasionalnya sendiri, ada sejumlah pemain yang punya darah dari negara lain seperti Kylian Mbappe (Prancis-Kamerun), N’golo Kante (Prancis-Mali), Paul Pogba (Prancis-Guinea), Blaise Matuidi (Prancis-Angola), dan Ousmane Dembele (Prancis-Mauritania).

Untuk jersey kedua, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan pihak produsen setuju memilih warna putih. Warna itu bakal hiasai pakaian atas, celana, dan kaus kaki.

Tetapi tak seperti Spanyol, Argentina, Belgia, dan Rusia yang merilis jerseynya secara resmi. Penampakan jersey Prancis ini merupakan bocoran yang sudah tersebar luas di berbagai media massa Eropa.

Leave a Reply