Ingin Adakan Mini World Cup, FIFA Dituding Mata Duitan

UEFA Nations LeagueDewan pengurus FIFA sedang berdikusi tentang wacana yang diungkapkan oleh sang presiden, Gianni Infantino soal usulan dua turnamen global pada pertemuan akhir pekan ini. Kabarnya FIFA siap membuat kompetisi dengan format baru.

Dalam kabar yang dilansir oleh Sky Sports, Infantino ingin memperkenalkan ‘mini World Cup’ yang akan mencontoh format UEFA Nations League yang sudah berlangsung sejak beberapa waktu belakangan ini. Dia juga ingin mengembangkan kompetisi FIFA’s Club World Cup.

FIFA akan menyelenggarakan pertemuan ini di Kigali, Rwanda untuk membicarakan dua usulan turnamen itu. Usulan yang menurut sebagian pihak sangat berisiko, terutama wacana penyelenggaraan Mini World Cup itu.

Salah satu pihak yang mengkritik keras niat FIFA justru presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Apa alasan Ceferin mengkritik usulan FIFA ini, simak ulasan lengkap yang akan dipaparkan di bawah ini:

Cari Keuntungan
UEFA Nations LeagueAleksander Ceferin menyebut bahwa FIFA hanya ingin mengeruk keuntungan semata dengan membuat kompetisi tersebut. Menurut Ceferin, kompetisi itu adalah cara kejam dan jahat untuk meraup pundi-pundi uang. Bahkan Ceferin menuding FIFA sudah menodai sepak bola.

Turnamen ‘mini World Cup’ ini berpotensi mendatangkan untung besar untuk FIFA. Berbeda dengan UEFA Nations League, yang menurut Infantino telah didukung dengan banyak investor besar.

Ganggu Kalender Internasional
Selain itu, kompetisi baru itu mungkin akan mengganggu kalender internasional yang sudah disiapkan untuk beberapa tahun ke depan. Sementara ini, rencananya kompetisi itu akan melibatkan delapan kesebelasan internasional dan bermain setiap dua tahun sekali sebagai tambahan dari ajang yang sudah ada.

Turnamen ini, yang dikenal dengan ‘Final 8’ akan menjadi acara puncak dari kompetisi Nations League yang berlangsung setiap Oktober dan November setiap tahun ganjil dimulai pada 2021. Hal ini akan membuat Piala Konfederasi dihapuskan.

Selain itu, Club World Cup alias Piala Dunia antar Klub juga akan diadakan dengan cara yang lebih kompetitif. Sejauh ini Piala Dunia antar Klub hanya melibatkan tujuh tim setiap tahunnya. Namun dalam proposal baru itu, ada usulan menambah jumlah tim menjadi 24 kesebelasan bermain empat tahun sekali.