Heynckes Sebut Bayern Sedikit Ceroboh

Bayern Munich tunjukkan performa yang impresif untuk tundukkan Celtic dengan skor akhir 3-0. Pelatih interim Bayern, Jupp Heynckes, tak seutuhnya puas dengan hasil oke yang sudah diraih oleh tim besutannya tersebut.

Bayern bangkit dari hasil negatif di kandang Paris St. Germain dengan skor akhir 0-3 pada matchday kedua. Menjadi tuan rumah berhadapan dengan Celtic pada hari Kamis (19/10/2017) dinihari WIB di Allianz Arena, Die Roten telah memegang kendali permainan sedari awal.

Statistik menunjukkan, Bayern berhasil unggul lewat kontrol bola dengan perbedaan 56 banding 46 persen. Tim tuan rumah amat agresif dengan membuat jumlah 26 percobaan (11 yang mengarah ke gawang), dengan 3 di antaranya sukses dikonversi jadi cetak angka.

Thomas Mueller awali keunggulan Bayern pada menit 17, sebelum dibuat bertambah besar oleh Joshua Kimmich untuk tandakan berakhirnya babak pertama dengan skor sementara 2-0. Cetak angka lewat sundulan Mats Hummels pada awal babak kedua membuat hasil oke Bayern semakin mantap.

Walau berada di bawah tekanan pada 45 menit pertama, Celtic pernah bikin Bayern merasa was-was Jelang pertandingan berakhir. Pasukan Brendan Rodgers tersebut sering kali ciptakan kesempatan malah ada percobaannya yang terbentur tiang gawang Bayern.

“Kami bikin banyak kesempatan yang tak kami optimalkan dan kebalikannya kami biarkan mereka bikin beberapa kesempatan,” ujar Heynckes.

“Kami sedikit ceroboh dan kami tak dapat biarkan hal tersebut terjadi. Anda harus seutuhnya bersiaga sedari menit awal hingga terakhir.”

Heynckes pribadi tercatat sebagai pelatih paling tua (72 tahun, 162 hari) yang bermain di sebuah pertandingan ajang Liga Champions. Ini merupakan hasil oke keduanya sedari dipilih sebagai pelatih Bayern, gantikan posisi Carlo Ancelotti.

Leave a Reply