Ederson Moraes Ungkap Kunci Keberhasilannya Di Manchester City

Ederson Moraes

Ederson Moraes disebut cukup berprestasi Manchester City, tidak seperti koleganya, Claudio Bravo. Hal itu disebabkan karena dia bisa berkomunikasi dengan baik dengan rekan-rekannya khususnya di sektor pertahanan.

Bravo didatangkan oleh Manchester City pada musim panas 2016. Saat itu Bravo didatangkan dari Barcelona. Namun ternyata ia sepertinya sedikit canggung di Inggris. Performanya pun seringkali mengundang kritikan.

Di sepanjang musim itu, Claudio Bravo sudah tampil dalam 32 pertandingan di semua ajang kompetisi bagi Manchester City. Gawangnya kebobolan sebanyak 34 kali, 26 di antaranya di pentas Premier League.

Hadirnya Ederson Moraes
Pada akhirnya Claudio Bravo tergusur ke bangku cadangan pada musim berikutnya. Pasalnya Manchester City merekrut Ederson Moraes dari Benfica dan sang kiper langsung dipercaya oleh Josep Guardiola untuk mengamankan tiang gawang Manchester City.

Ederson Moraes langsung tampil menawan. Penjaga gawang asal Brasil bahkan berhasil mengantarkan Manchester City memenangkan Premier League dan Piala Liga Inggris di musim perdananya, ditambah trofi Community Shield.

Sejauh ini Ederson Moraes sudah bermain dalam 73 pertaningan di seluruh ajang kompetitif. Pemain yang juga pernah merumput di Sao Paulo ini kebobolan hanya 59 kali dan mencatatkan 32 cleansheet.

Kunci Keberhasilan
Ederson Moraes mengaku jika dia bisa menyesuaikan diri dengan baik di Inggris karena dia memiliki komunikasi yang baik dengan rekan-rekannya, terutama di sektor pertahanan.

“Komunikasi dengan para pemain adalah hal yang paling penting. Saya merasa sangat tenang dalam tim dan saya berkomunikasi dengan anggota tim saya dan terutama para defender” kata Ederson Moraes kepada Sky Sports.

“Saya sedang mengerjakan keterampilan bahasa Inggris saya dan saya pikir itu sangat membantu saya di lapangan. Komunikasi satu sama lain membuat pekerjaan kami lebih mudah.”