City Jelmaan Baru dari MU

Manchester City sukses lewati sebuah pekan yang ‘luar biasa’ dengan mulus. Keberhasilan tersebut lahirkan sebuah tanggapan kalau City merupakan Manchester United yang anyar.

City muncul menjadi calon paling kuat sebagai juara Premier League 2017/2018 usai tak pernah kalahkan lewat 15 laga. City berada di puncak klasemen sementara dengan nyaman setelah catatkan 43 poin, unggul dengan selisih 8 poin dari rival terdekatnya Manchester United, dan 11 poin dari sang juara bertahan Chelsea.

Pertanda keperkasaan The Citizens kembali ditunjukkan dalam hasil oke atas West Ham dengan skor akhir 2-1, pada hari Minggu (3/12/2017). Pernah tertinggal setelah kemasukan angka oleh Angelo Ogbonna di akhir babak pertama, City memberi balasan dengan angka yang dicetak Nicolas Otamendi pada menit  ke-57 dan pastikan hasil oke setelah David Silva ciptakan angka di 10 menit terakhir.

Yang harus dilihat ialah hasil oke itu cuma 1 dari beberapa laga di mana City dapat memutad balik situasi. Keadaan yang sama dialami City ketikan berhadapan dengan perlawanan sengit Huddersfield Town sebelum akhirnya menang dengan skor 2-1 (26/11).

Saat tersebut cetak angka bunuh diri Otamendi bikin City tertinggal pada babak pertama sebelum disamakan angka penalti Sergio Aguero pada awal babak kedua. Hingga akhirnya Raheem Sterling ciptakan angka kemenangan pada menit 84.

Pada tengah pekan, City raih hasil oke yang dramatis saat berhadapan dengan Southampton dengan skor 2-1. Usai cetak angka Kevin de Bruyne dibalas Oriol Romeu, laga terlihat akan berakhir imbang. Tetapi, pada akhir masa injury time Sterling kembali ciptakan angka penentu yang membawa City raih kemenangan.

Tak dapat dipungkiri kalau MU lah yang awalnya dikenal sebagai ‘raja comeback’. Tetapi, mentalitas demikian sekarang ini dimiliki oleh tim yang di besut oleh Josep Guardiola tersebut. Seperti itulah penilaian pemain legendaris Setan Merah Phil Neville.

“Saya anggap ini merupakan pekan terbaik ia sebagai sang manajer Manchester City,” imbuh Neville.

“Mereka sudah tunjukkan karakteristik sebuah tim pemenang tanpa ragu sedikitpun.”

“Untuk miliki rasa sabar lewat 20 menit terakhir laga — West Ham bermain dengan luar biasa pada hari ini (Minggu) — namun apa yang City perbuat bikin Anda merasa lelah. Mereka mengetahui momen kapan yang pas untuk mengoper.”