Chelsea Tindak Tegas Supporternya Yang Hina Mohamed Salah

Mo salah Liverpool

Sikap tegas dikeluarkan oleh Chelsea menyusul menguaknya sebuah video oknum supporternya yang melontarkan hinaan bernada rasis kepada striker Liverpool, Mohamed Salah. Manajemen The Blues memastikan bakal menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada mereka.

Tangkapan visual itu menunjukkan nyanyian oknum supporter Chelsea yang menyebut Mo Salah sebagai seorang pelaku teror. Mereka melakukan tindakan yang kurang terpuji tersebut saat The Blues bertandang ke Republik Ceko guna melakoni pertandingan Liga Europa.

Ini bukan kali pertama terjadi. Pada tahun 2018 silam, beberapa oknum supporter Chelsea juga pernah melontarkan umpatan bernada rasis kepada pemain Manchester City, Raheem Sterling. Oknum tersebut juga telah dijatuhi hukuman yang setimpal dengan perlakuannya.

Chelsea Tidak Mentoleransi Tindakan Rasisme
Chelsea terbilang cukup tegas dalam menanggapi perlakuan buruk yang dilakukan oleh oknum supporternya. Sikap yang sama terlihat dari pernyataan yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, bahwa mereka berjanji akan menjatuhi hukuman berat kepada pelaku.

“Chelsea FC telah menemukan segala bentuk perlakuan rasisme dan sejenisnya, di mana ada bukti jelas dari pemegang tiket musiman atau anggota yang terlibat dalam perilaku itu, kami akan menindak mereka dengan tegas,” begitu bunyi pernyataan Chelsea, dikutip dari Goal.

“Sekelompok kecil supporter itu telah mempermalukan sebagian besar supporter Chelsea yang tidak akan mentoleransi mereka di dalam klub,” lanjut pernyataan Chelsea seperti dikutip dari Portal Berita Bola Hari Ini.

Liverpool Siap Bergerak
Klub Mohamed Salah, Liverpool, juga mengeluarkan pernyataan tegas terhadap kasus tersebut. The Reds berjanji akan bekerja sama dengan Chelsea dibantu dengan pihak kepolisian setempat untuk menangkap para pelaku.

“Video yang beredar secara online, menampilkan nyanyian bernada rasisme yang sangat keji yang ditujukan kepada salah satu pemain kami, sangatlah berbahaya serta mengganggu,” tulis pernyataan resmi Liverpool.