Berbatov : MU Siap Beri Pelajaran Pada Lawan Yang Meremehkan!

MU-VS-PSG

Mantan striker Manchester United, Dimitar Berbatov memperingatkan siapapun yang meragukan The Red Devils agar tetap menghormati mantan timnya karena jika tidak mereka yang menyepelekan Manchester United akan merasakan akibatnya.

Seruan itu terlontar darinya setelah The Red Devils berhasil mengalahkan Paris Saint-Germain di putaran kedua babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Parc des Princes, Manchester United menang dengan skor 3-1.

Pada putaran pertama di Old Trafford, Paris Saint-Germain mengalahkan tim tuan rumah 2 gol tanpa balas. Dengan demikian agregat keduanya 3-3, dan Manchester Unitedmemastikan diri lolos ke babak peremapt final berkat keunggulan gol tandang.

Malam Yang Luar Biasa
Kemenangan itu pun disambut dengan sukacita oleh Berbatov. Pria yang pernah memperkuat The Red Devils selama empat tahun tersebut mengatakan bahwa kemenangan itu merupakan momen yang sangat luar biasa.

“Semuanya! Kita perlu membicarakan kejadian tadi malam. Malam yang luar biasa! Luar biasa, yang tidak akan terlupakan. Malam yang spesial di Paris, dari Manchester United dengan cinta,” kata Dimitar Berbatov dalam sebuah unggahan video di akun Instagram miliknya.

“Tidak masalah berapa banyak pemain yang cedera atau sanksi yang Anda miliki. Jika Anda bermain sebagai tim, Anda pasti bisa menang, tim di atas segalanya. Kata paling penting dalam sepakbola – ‘tim’,” seru Dimitar Berbatov.

Hormat
Manchester United sebenarnya diprediksi akan kesulitan untuk bisa membalikkan situasi setelah kalah di putaran pertama. Belum lagi kondisi internal The Red Devils semakin buruk karena masalah cedera pemain.

Namun demikian mereka tetap bisa berhasil. Berbatov pun mengatakan bahwa ini adalah sebuah peringatan bagi klub lain bahwa mereka tak bisa begitu saja memandang remeh Manchester United walaupun mereka dilanda kesulitan.

“Mereka mengatakan itu tidak mungkin, tertinggal 2-0 terlalu lebar untuk diatasi dan Paris Saint-Germain terlalu kuat. Apa yang bisa anda bilang sekarang? Mungkin anda lupa kalau ini adalah Manchester United”