Bale Sudah Tidak Diinginkan Di Real Madrid

Masa depan Gareth Bale di Real Madrid semakin berada di ujung tanduk setelah hubungannya dengan pelatih, Zinedine Zidane memanas. Tapi kenapa hubungan antara mereka berdua bisa berubah tak lagi indah?

Laporan di Spanyol menunjukkan bahwa Gareth Bale tidak masuk dalam rencana Real Madrid musim depan. Tapi pemain asal Wales itu, yang dikeluarkan dari El Real setelah kekalahan dari Real Sociedad, tidak diberi kesempatan untuk berpamitan untuk terakhir kalinya di Santiago Bernabeu kemarin.

Bale sendiri terlihat tersenyum kecut ketika dia duduk di bangku cadangan saat Real Madrid menelan kekalagan dua gol tanpa balas. Dan setelah peluit akhir berbunyi, ia langsung bangkit dan berjalan lurus ke lorong ganti tanpa menyapa atau menoleh pada suporter.

Ditanya apakah Bale pantas untuk memainkan satu pertandingan terakhirnya, Zidane menjawab: “Maaf saya tidak akan memainkannya, tapi tidak pernah ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.”

“Bila saya pikir seorang pemain itu fit di dalam tim, saya harus melakukan apa yang menurut saya paling baik. Tidak ada yang bisa mengubah apa yang telah Bale lakukan untuk tim, tapi sebagai seorang pelatih saya tidak akan hidup di masa lalu,” tambah Zinedine Zidane.

Misteri soal Gareth Bale dan mengapa hubungan manisnya dengan Zinedine Zidane berubah memburuk menjadi berita hangat. Salah satu pendapat dikemukakan oleh seorang pengamat sepak bola Spanyol, Guillem Balague.

Semua Ingin Gareth Bale Pergi
Pakar sepak bola Spanyol yang juga pandit Sky Sports, Guillem Balague mengklaim bahwa semua orang di Real Madrid ingin Gareth Bale pergi. Balague juga mengatakan bahwa Bale terlibat perang dingin dengan Zidane.

“Gareth Bale dan Zizou tidak berbicara satu sama lain. Anda membaca dan mendengar media Spanyol dan hari ini seharusnya menjadi perpisahannya. Semua orang ingin dia pergi. Tapi … Dia tetap ingin bertahan.”